dalam gulita malam, kembali kubuka kedua mata ini ..
bangun dari peraduan mimpi ..
ku ambil air wudlu dan kembali ku berbincang-bincang pada Tuhan dan kusenandungkan doa doa dalam setiap sujudku seperti malam malam sebelumnya ..
"Tuhan.." kembali ku merintih di sela doaku .
"aku tahu pasti kau akan sebut namanya lagi dalam setiap doa dan sujudmu." SahutNya.
"karena aku tau hanya dia yang akan selalu ada dalam setiap doa dan sujudku pada-Mu" Jawabku .
Tuhan terdiam ..
Kemudian Tuhan bertanya padaku,
"Apakah kau ingin dia kembali dalam pelukmu?"
aku membisu ..
bersama air mata yang jatuh menari nari dalam kain mukenahku,
aku pun menjawab, "Tidak."
"Aku hanya ingin dia bahagia. Jangan kembalikan ia padaku bila hal itu membuat kebahagiaan akan menjauhi dirinya. berilah ia seseorang yang mencintai dia sebagaimana aku mencintainya. berilah ia wanita yang bisa melihat kebesaran jiwanya sebagaimana mata sayu ini memandang di setiap gejolak kehidupannya, wanita yang bisa hapus air matanya, sembuhkan lukanya, dan hilangkan semua rasa gundahnya. Jauhkan segala kesedihan yang membelenggu kehidupannya.
Sungguh, di batas asa ini, aku hanya inginkan dia bahagia jalani hidupnya, Tuhan. Hanya kepada engkaulah aku menyembah, dan hanya kepada engkaulah aku memohon pertolongan. Bahagiakanlah ia."

1 komentar:
nice post :))
Posting Komentar